Hal-Hal Terindah Membuat Kota Medan dan Sekitarnya Wajib Kamu Kunjungi

Browse By

Sebagai kota ketiga terbesar di Indonesia, Medan pasti sudah tak asing namanya buatmu. Tapi, apakah kamu pernah terpikir untuk berwisata ke sana? Yup, kami percaya banget bahwa Medan adalah salah satu tujuan wisata terbaik di Indonesia. Sekarang yang akan dibahas adalah hal-hal unik yang mungkin belum pernah kamu dengar tentang kota ini sebelumnya. Memang, ada berbagai sisi dari Medan yang masih bisa dikulik dan digali.

Jika Keriuhan Kota Medan Membuatmu Sedikit Penat, Kaburlah ke Berastagi dan Nikmati Pemandangan Ini Untukmu Sendiri

Cerai hijau di Bukit Gundaling via 1.bp.blogspot.com

Jika kamu sedikit penat akan Medan yang terik dan selalu riuh, tolong, jangan langsung pulang ke rumahmu. Pastikan kamu mampir ke Bukit Gundaling yang berada di daerah Berastagi untuk menggenggam indahnya pemandangan di sana sendiri. Tidak hanya udara segar yang menyejukkan saja yang bisa kamu nikmati disini, deretan hutan pinus adalah pemandangan indah yang juga akan memanjakan matamu. Cobalah berdiri di pinggir bukit dan lihatlah pemandangan indah Kota Berastagi dari ketinggian!

Jika Kamu Berkesempatan Melawat ke Danau Toba, Jelajahi Juga Pulau Samosirnya!

Salah satu sudut keindahan Pulau Samosir via images.travelpod.com

Selain mengunjungi Danau Toba, hal yang bisa dilakukan saat berlibur ke Medan adalah mengunjungi Pulau Samosir. Pulau Samosir adalah pulau yang terletak di tengah-tengah Danau Toba. Cukup menyeberang dengan ferry selama kurang lebih 40 menit kamu sudah sampai di pulau ini.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan, sampai kamu betah berlama-lama di sana. Beberapa kegiatan tersebut antara lain melihat makan Raja Sidabutar yang adalah raja penguasa di kawasan Tomok, melihat pertunjukkan Sigale-gale yang diduga sebagai boneka magis di Samosir, serta mengunjungi beberapa destinasi wisata dengan tema alam: Pantai Ambarita, Pulau Tao, atau Pagar Batu.

Danau Toba Itu Seperti Prisma: Punya Banyak Sisi yang Bisa Kamu Gunakan Untuk Melihatnya

Pemandangan Danau Toba dilihat dari daerah Tongging via abner366.files.wordpress.com

Mungkin kamu akan sedikit mengernyitkan dahi ketika mendengar nama Danau Toba disebut lagi. Memang, Danau Toba bukanlah “barang baru” yang unik. Parapat adalah salah satu daerah yang paling banyak didatangi oleh wisatawan ketika mereka berniat mengunjungi Danau Toba.

Namun sesungguhnya Danau Toba tidak hanya bisa dinikmati dari Parapat. Danau cantik ini juga bisa dilihat dari banyak sudut, seperti Tuk-Tuk, Pulau Samosir, dan juga Tongging. Tongging adalah sebuah desa yang terletak di pinggiran Danau Toba. Untuk mengunjungi tempat ini kamu memerlukan waktu 2,5 jam dari Medan dengan kendaraan bermotor. Menikmati Danau Tiba dari Tongging memang bukanlah hal yang populer dilakukan karena masih banyak wisatawan yang belum mengetahui sudut mengagumkan dari desa ini.

Medan Tak Hanya Menyimpan Harta Berupa Wisata Budaya. Kamu Juga Bisa Menjajal Arung Jeram di Sana!

Bagi yang bermental kuat, sayang banget melewatkan ini via lh4.googleusercontent.com

Bosan dengan wisata budaya saat berkunjung ke Medan? Jangan terus membatalkan rencana ke sana dong. Coba pertimbangkan untuk berwisata yang menantang adrenalin seperti arung jeram di Sungai Bingei. Untuk bisa menantang derasnya debit air di sungai ini kamu harus berkendara selama kurang lebih satu jam dari Medan. Durasi arung jeram sendiri sekitrar 2 jam. Jangan lupa untuk mempersiapkan tenaga dan mental ya!

Pantai Bunga Batubara Pun Bisa Jadi Alternatif Ketika Kamu Rindu Bau Udara Laut…

menanti matahari terbenam di Pantai Bunga Batubara via 2.bp.blogspot.com

Jika Aceh memiliki Pulau Weh sebagai pantai cantiknya, maka Medan juga memiliki pantai yang tak kalah menawan bernama Pantai Bunga Batubara. Pantai berpasir putih ini bisa kamu kunjungi dengan berkendara selama kurang lebih 1 jam dari daerah Tanjung Balai. Kalau kamu melihat secara langsung pasir putih di pantai ini mungkin kamu akan teringat dengan putihnya pasir pantai di Maladewa. Namun sayangnya kondisi kebersihan menjadi faktor yang mengurangi kecantikan pantai berpasir putih tersebut. Apalagi gosipnya pasir putih yang berasal dari Pantai Bunga Batubara sebagian telah dijual ke Singapura. Wah, sayang banget ya?

Tidak Banyak yang Tahu Juga, Bahwa Kamu Bisa Menyelami Keindahan Bawah Laut Selama Wisata

Jangan lewatkan petualangan alam bawah laut di Pulau Berhala via 4.bp.blogspot.com

Meskipun tidak menjadi highlight pariwisata Medan, kota ini sebenarnya memiliki pantai yang layak untuk diving atau snorkeling. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan adanya Pulau Berhala yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedegai. Selain keindahan alam bawah laut, pulau Berhala juga menawarkan ketenangan karena pulau ini memang belum terjamah banyak orang sehingga masih sepi.

Pun, Ada Air Sebening Kaca di Namu Belanga

Bahkan dengan beridiri dari atas saja kamu sudah bisa melihat dasar sungai via 3.bp.blogspot.com

Destinasi lainnya yang sayang sekali jika kamu lewatkan saat berkunjung ke Medan adalah berenang di air terjun Namu Belanga. Debit air terjun di sini selalu berubah-ubah. Terkadang debit air mengalir deras dan terkadang kecil. Namun dua hal yang selalu sama menyambut para pengunjung adalah bahwa air di sini selalu bening dan dingin. Merasakan sensasi berenang di antara beningnya air di Namu Belanga membuat kamu seolah-olah sedang berenang di atas kaca.

Medan Pun Adalah Salah Satu Daerah di Indonesia yang Paling Serius Dalam Seni Kulinari!

Hanya di kota ini kamu bisa menikmati soto berisi udang!

Soto kesawan yang rasanya terkenal nendang via www.infomakan.com

Seperti yang sudah dibilang, Medan itu salah satu surganya pecinta kuliner Indonesia. Maka gak heran deh kalau di sini ada banyak banget godaan makanan enak. Salah satunya adalah soto yang diberi nama Soto Kesawan. Di beri nama itu karena lokasi penjual soto berada di Jalan Ahmad Yani (kesawan) di seberang bangunan tua bernama Tjong A Fie Mansion yang terkenal itu. Kuah soto yang berwarna kuning dan kental langsung memikat lidah wisatawan sejak dari kali pertama kamu mencicipinya. Kalau kamu tidak suka udang atau karena alergi isi udang dalam soto bisa diganti dengan daging sapi, ayam, atau jeroan kok.

Bagi pecinta durian, jangan lupa cobain pancake durian dan durian ucok

Popularitas Duren Ucok Sampai ke telinga Pak SBY juga via www.ceritamedan.com

Meskipun berbahaya bagi penderita kolestrol tapi rasanya kok berdosa banget kalau tidak memberi tahu kamu makanan enak di medan yang berbahan dasar durian tersebut. Ya pancake durian adalah sejenis camilan yang menggunakan bahan dasar buah durian. Sementara duren ucok adalah nama salah satu toko duren di Medan yang memang sangat terkenal. Katanya sih duren-duren yang dijual di sini merupakan duren-duren terbaik yang didatangkan dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Bahkan karena popularitasnya yang terus meroket, mantan presiden kita Pak Susilo Bambang Yudhyono pernah juga makan di sini loh.

Martabak Medan pun termasuk yang paling enak se-Indonesia! Nggak ada yang mengalahkan, pokoknya.

Sudah bosan dengan martabak biasa? Cobain nih Martabak Mesir di Medan via pbs.twimg.com

Selain Soto Kesawan dan ucok durian, makanan nikmat yang bisa kamu buru saat traveling di Medan adalah martabak mesir. Martabak mesir ini dibuat dengan campuran daging sapi dan bumbu rahasia khas Mesir. Rasanya ada yang manis dan asin. Biasanya sih penjualnya adalah masyarakat Medan keturunan Arab.

Jangan lupa juga buat makan ayam napinadar. (Makan dulu ya, baru tanya bumbunya terbuat dari apa. Hehehe…)

Orang batak yang doyan ini, ayo ngacung! via dentistvschef.files.wordpress.com

Makanan ini adalah makanan khas Batak yang biasanya ada pada saat perayaan pesta adat seperti pernikahan atau kematian. Inti dari memasak ayam napinadar adalah saus hitam yang berasal dari darah ayam, yang kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu sehingga menghasilkan rasa asin, pedas, dan asam.

Di Medan sendiri — khususnya di kalangan suku Batak — ada bumbu yang disebut andaliman. Nah, bumbu spesial ini akan membuat lidahmu terasa bergetar. Ayam napinadar itu sendiri pasti ditambahi bumbu andaliman, yang akan membuat kamu mengingat rasa makanan ini hingga waktu yang lama sekali.

Kalau Jepang punya sashimi, Medan punya ikan naniura yang seharusnya sama terkenalnya di dunia

Penampakan dari sashimi khas Toba via danijuntak.blogdetik.com

Kalau kamu pecinta makanan Jepang seperti sashimi, kemungkinan besar kamu juga akan doyan makanan khas Medan yang namanya ikan naniura. Ikan ini tidak dimasak seperti ikan “normal” lainnya yang dimasak di atas api melainkan hanya dengan direndam di dalam asam selama 4 jam. Tidak hanya asam tapi bumbu-bumbu lainnya seperti garam, cabai, andaliman, dan kunyit juga dimasukkan di sini. Maka tidak heran kalau rasa yang dihasilkan juga merupakan perpaduan antara asam, pedas, dan asin.

Makanan yang Gak Boleh Kamu Lupakan? Bakmi Medan. Rekomendasi Tempat? Nggak Ada, Dimana-mana Enak!

Mie ayam enak gini di Medan ada banyak via 1.bp.blogspot.com

Bakmi Medan adalah salah satu trademark kuliner di Medan yang kenikmatannya diakui oleh hampir setiap orang yang datang ke Medan. Mie Medan ini teksturnya tipis, kecil-kecilm dan halus. Kenikmatan mie Medan juga terasa karena rasa gurih yang dimilikinya. Tidak ada rekomendasi khusus mie Medan yang enak di mana karena memang rasa mie Medan rata-rata enak semua.

Namun Lebih Dari Destinasi Wisata Atau Makanannya, Para Penduduk Medan Lah yang Membuat Tempat Ini Istimewa…

Tolong, Jangan Takut Dulu Sama Orang Medan. Suara Mereka Memang Menggelegar, Tapi Hati Mereka Fluffy.

Hati Fluffy via i.ytimg.com

Jika kamu terbiasa tinggal di daerah-daerah Jawa seperti Jawa Tengah atau Jawa Timur, mungkin kamu akan sedikit syok ketika sampai di Medan. Kalau kata anak zaman sekarang, suara orang-orang Medan itu “kayak pakai toa”. Tahap syok selanjutnya adalah kamu akan ketakutan karena mengira mereka sedang marah.

Tapi sebenarnya hal tersebut tidak perlu ditakutkan, Saudara-Saudara. Orang Medan itu bukan pemarah, cuma bersemangat tinggi! Sebenarnya hati mereka fluffy alias selembut kapas kok, hehehe. Kalau kamu nyasar di Medan, jangan pernah ragu untuk bertanya di jalan. Karena para penduduknya pun tak akan ragu untuk membantumu.

Serius, mereka nggak galak atau suka marah kok! Upacara kematian mereka aja luar biasa ceria…

Tradisi unik dari Suku Batak dalam upacara adat kematian via 2.bp.blogspot.com

Ya, bagi orang Batak, kematian seseorang bukanlah sesuatu yang harus ditangisi — melainkan justru dirayakan. Tapi hal ini hanya berlaku untuk orang yang sudah tua dan anaknya sudah pada menikah ya. Dalam tradisi Batak ketika orang tua mereka meninggal, untuk memberikan penghormatan terakhir biasanya mereka akan melakukan pesta besar-besaran seperti memotong binatang (bisa kerbau atau babi), mengundang pemusik Batak, serta berjoget di sekitar jenazah sebagai simbol kegembiraan.

Jadi, jangan menganggap orang Batak galak lagi ya. Mereka justru paling tahu cara bersenang-senang dalam hidup!

Medan juga punya sopir-sopir angkot yang mirip Valentino Rossi. Kamu nggak akan pernah melupakan sensasi naik angkot di sana.

Sopir Batak memang jempolan! Kamu nggak akan pernah melupakan sensasi naik angkot di Medan. Mungkin kamu yang sering naik Kopaja di Jakarta pernah merasakan gimana hebohnya menumpang angkot dengan sopir orang Batak. Nah, bayangin aja gimana cepatnya sopir-sopir ini kalau jalanan yang mereka jajal lebih lengang dari Jakarta…

Yang tak kalah penting, kamu akan sadar kalau suku Batak itu sebenarnya macam-macam!

batak juga macam-macam jenisnya via 1.bp.blogspot.com

Sebelum sampai di Medan, mungkin yang kamu tahu orang Batak ya cuma ada sejenis saja gitu. Suku Batak. Udah! Nah, begitu sampai di sana, barulah kamu mengerti kalau Batak itu sebenarnya terbagi-bagi. Ada yang disebut dengan Batak Toba, Batak Karo, Batak Pak-Pak, dan juga Batak Mandailing. Nggak cuma nama mereka saja lho yang berbeda. Di antara “jenis” suku Batak ini bahasa, adat istiadat, dan marga mereka berbagai rupa. Hayo… kamu yang punya teman orang Batak, tahu nggak dia orang Batak “jenis” yang mana?

Dan yang paling utama, Medan adalah bukti nyata betapa beragamnya manusia Indonesia

Medan adalah perayaan nyata betapa beragamnya manusia Indonesia via pemilu.tempo.co

Selama ini Medan identik dengan suku Batak. Namun sebenarnya penghuni kota ini tak terbatas pada Suku Batak saja lho. Ada juga masyarakat keturunan Tionghoa, mereka yang memiliki darah Timur Tengah atau India, suku Padang, Melayu, bahkan PUJAKESUMA alias Putra Jawa Kelahiran Sumatera. Coba deh kamu naik angkot di Medan! Wah, kamu bisa mendengar percakapan dari berbagai bahasa di sana.

Uniknya, tidak ada rasa mendominasi di antara suku-suku yang berbagai macam ini. Bagai benang-benang beraneka warna, suku-suku ini telah menciptakan pakaian yang indah dan tak ada duanya. Medan adalah perayaan nyata tentang betapa beragamnya manusia Indonesia!

Nah, setelah melihat keindahan alamnya, kenikmatan sajian kulinernya, serta keceriaan penduduknya, sepakatkah kamu bahwa Medan layak jadi tujuan wisatamu yang berikutnya? Jika ada hal menarik lain tentang Medan yang tak terlupakan, silakan tambahkan di kolom komentar, ya! Hipwee

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *