UpdatesWisata

4 Rumah ibadah di Medan ini Berdiri Megah

Kota Medan dipenuhi dengan masyarakat dari berbagai etnis dan budaya serta agama. Keanekaragaman itu sendiri menimbulkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Medan. Terbukti dengan banyak berdirinya rumah ibadah dari berbagai agama. Namun di antara banyaknya rumah ibadah di Kota Medan, ada 4 rumah ibadah yang memiliki arsitektur menawan dan bisa dijadikan spot untuk berfoto atau sekaligus menjadikan wisata religi.
Pada saat akhir pekan, tempat-tempat ibadah ini dipenuhi pengunjung. Apa saja tempat ibadah itu? Ini 4 tempat ibadah yang dikumpulkan brilio.net dari berbagai sumber:
1. Kuil Shri Mariamman

foto: @indrayanidwi
Kuil Shri Mariamman berada di Kampung Keling atau di Jalan Zainul Arifin, Medan. Jika dilihat sekilas kuil ini hanya berupa tempat ibadah bagi umat Hindu, tetapi jika ditelurusi lebih lanjut ternyata kuil ini mempunyai sejarah dan budaya Hindu yang kental.
Kuil Shri Mariamman merupakan kuil hindu tertua di kota Medan. Kuil ini dibangun pada tahun 1884 untuk memuja dewi Mariamman. Dewi Mariamman adalah dewi penyakit dan hujan yang merupakan dewi utama umat Hindu India Selatan dan dipuja di banyak pedesaan seperti di daerah Tamil Nadu, Karnataka dan Andhra Pradesh.
2. Pagoda Shwedagon

foto: @novyarman
Pagoda Shwedagon berada di Taman Lumbini Desa Tongkeh, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, Berastagi, Sumatera Utara. Kuil Budha atau pagoda yang sangat megah ini menjadi daya tarik utama untuk para wisatawan yang datang.
Pagoda ini merupakan replika dari pagoda Shwedagon yang ada di Burma, Myanmar. Warna emas dari pagoda ini merupakan warna yang khas dari setiap tempat ibadah umat Budha.
Replika Pagoda Shwedagon di Taman Lumbini ini merupakan replika tertinggi kedua yang pernah ada di antara replika sejenis yang ada di luar Burma. Di Indonesia, ini merupakan pagoda tertinggi dan tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).
3. Graha Maria Annai Velangkanni

foto: @maringan_tobing
Graha Maria Annai Velangkanni adalah sebuah gereja Katolik yang memiliki arsitektur Indo-Mogul, dengan setiap ornamen dan pewarnaan dilakukan berdasarkan makna kitab suci. Gereja ini didirikan oleh Pastor James S.J pada tahun 2001. Berada di Jalan Sakura III no. 7-10 Perumahan Taman Sakura Indah, Tanjung Selamat, Medan.
Graha Maria Annai Velangkanni terbuka untuk umum dan banyak yang mendatangi ini dari berbagai wilayah. Rumah ibadah ini juga sering dijadikan tempat berdoa dan sekedar berfoto. Pada malam hari, rumah ibadah ini terlihat lebih menawan dengan tampilan lampu-lampu yang menyala.
4. Maha Vihara Maitreya

foto: @ijannaga
Maha Vihara Maitreya merupakan vihara terbesar di Indonesia. Berada di Komplek Perumahan Cemara Asri, Jalan Cemara Boulevard Utara No 8, Medan, Sumatera Utara, vihara ini memiliki luas hingga 4,5 hektare. Maha Vihara Maitreya dibangun pada tahun 1991. Vihara ini diresmikan pada 21 Agustus 2008.
Tak sekadar umat Buddha, Vihara ini kerap dikunjungi sebagai tempat wisata religi oleh masyarakat umum. Saat akhir pekan banyak warga Kota Medan yang datang ke tempat ini sekedar untuk berfoto, di sekitar Vihara juga terdapat taman burung bangau yang selalu ramai ketika sore hari/ brilio.net
Share:

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *