Tak Disangka Luasnya Taman Simalem Resort

Browse By

Artikel ini akan memberi gambaran tentang area Taman Simalem Resort. Untuk menyegarkan ingatan, Taman Simalem Resort adalah tempat wisata di daerah Tanah Karo, Sumatera Utara. Situs ini ada di ujung utara danau toba. Situs ini termasuk tempat wisata baru, jaraknya sekitar 3 jam dari Medan. Kemarin kami berangkat dari Tanjungbalai via Siantar memakan waktu kurang lebih 5 jam.

Harga tiket masuk yang terpampang di gerbang depan

Harga tiket masuk yang terpampang di gerbang depan

Taman Simalem Resort memiliki 4 jalur utama. Mari kita tilik satu per satu jalur tersebut.
Peta Jalur Simalem Resort

Peta Jalur Simalem Resort

Jalur 1: One Tree Hill
Salah satu jalur adalah One Tree Hill. Jalur ini dapat diakses bila kita belok kanan ke arah kebun jeruk dari arah gerbang depan saat ketemu Fountain of Wealth. Disini kita bisa melihat danau toba dari titik tertinggi di resort ini.
Selain bukit satu pohon tersebut, di jalur ini terdapat pula jalur Trekking ke Air Mancur Kembar. Biaya Trekking adalah 35.000 per orang. Jika punya kupon diskon, harga itu bisa dikurangi tapi kuponnya hanya mendiskon sebesar 10.000 per orang. Acara Trekking katanya memakan waktu 2.5 jam PP, sayang waktu itu saya pakai sendal jadi malas mencoba trekking-nya.
Tiket Trekking dapat dibeli di Kodon-Kodon Cafe. Cari aja mas-mas mencurigakan yang berkeluyuran di Gazebo kafenya. Biasanya juga ditawari kok.
Jalur 2: Pearl of Lake Toba and Tongging Point
Jalur selanjutnya yang kami kunjungi adalah jalur lurus dan tanjakan, jika dilihat dari arah gerbang depan saat menemui perempatan Fountain of Wealth. Di jalur ini terdapat beberapa tempat seperti taman bernama Pearl of Lake Toba, Kafe Toba, Rumah Wisata Buah, dan Tongging Point beserta amfitheathernya.

Pancuran di Pearl of Lake Toba

Yang paling pertama kita temui setelah tanjakan adalah taman Pearl of Lake Toba. Area terbuka ini cukup bagus untuk lokasi berfoto ria dan menghadap danau di latar sana. Keren!
Maju agak ke dalam lagi, di ujung jalur ini, terdapat lokasi yang bernama Tongging Point. Lokasi ini dinamai demikian karena dari sini kita bisa melihat Desa Tongging, desa nelayan di bawah sana. Kotak sawah, perahu kecil yang ditambat, dan pantainya sangat indah.
Pemandangan Desa Nelayan Tongging

Pemandangan Desa Nelayan Tongging

Tongging Point pada dasarnya adalah taman besar alias lahan terbuka. Mau main bola disini juga capek kayanya. Di Tongging Point ini juga terdapat tempat penginapan dan amfitheather, walaupun waktu saya kesana sih masih dibangun. Masih banyak pembangunan di Taman Simalem Resort ini. Belum jadi lah, masih bayi.
Ada juga tempat menjual snack dan oleh-oleh yakni Tongging Mart. Isinya ya kayak Circle-K gitu. Cuma ada suvenir-suvenir lokalnya juga. Seperti yang standar – kaos, jaket, dan batik (entah kok jual batik disini). Ada juga kerajinan tangan seperti pajangan bentuk cicak, katak, dan reptil lainnya atau alat-alat dapur bercorak asyik seperti nampan, gelas, tutup cangkir, dll. Ada juga wangi-wangian aroma terapi, minyak untuk yoga, dan sabun buatan lokal.
Setelah puas mengitari Tongging Point, kami mengunjungi bangunan di depan Pearl of Lake Toba yang tadi kami lewatkan. Perlu dicatat bahwa kami waktu itu datang paling pagi. Saat kami datang ke Pearl of Lake Toba, pengunjung mulai ramai. Tapi kami tetap jadi trend setter. Kami foto di dua hati, mereka ikut. Kami masuk ke bangunan ini, tadinya sepi cuma berani berdiri di depannya, kami masuk yang lain jadi ikut dan ramai.
Bangunan apa ini? Isinya adalah toko buah dan toko teh/kopi. Buah yang dijual adalah buah yang ada di sekitar Taman Simalem. Memang banyak kebun buah disini. Di bangunan ini juga kita memesan tiket untuk berwisata buah langsung ke kebun. Harganya kalau tidak salah sama seperti harga Trekking, Rp35.000,- per orang. Buah yang ada di etalase toko kebanyakan nanas dan jeruk.
Disini juga ada stand yang menjual berbagai macam teh. Yang paling ditonjolkan adalah teh biwa. Biwa adalah sebuah buah. Biasanya biwa dijadikan bahan untuk membuat obat batuk, OBH misal. Nah, ini dijadikan teh. Rasanya lain gan, serius. Ada aroma yg lari ke hidungnya gitu. Setiap teh disini dikasih testernya jadi jangan kuatir untuk mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *